Bagaimana Cara Bersyukur?
Bersyukur
berarti berterimakasih kepada Allah Swt atas nikmat yang telah Ia berikan
kepada hambanya dengan berbagai cara.
A. Dalil Ni’mat
1.
Realisasi janji Allah
Î)ur
c©r's?
öNä3/u
ûÈõs9 óOè?öx6x©
öNä3¯RyÎV{ ( ûÈõs9ur
÷Länöxÿ2
¨bÎ)
Î1#xtã
ÓÏt±s9 ÇÐÈ (إبراهيم
(14): 7)
7.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu
mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (Ibrahim
(14): 7).
2.
bÎ)ur (#rãès? spyJ÷èÏR
«!$#
w
!$ydqÝÁøtéB 3 cÎ) ©!$#
Öqàÿtós9 ÒOÏm§ ÇÊÑÈ
(النّحل (16): 18)
18. Dan jika kamu menghitung-hitung
nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (An-Nahl (16):
18).
3.
(#qè=ä3sù
$£JÏB ãNà6s%yu
ª!$#
Wx»n=ym $Y7ÍhsÛ
(#rãà6ô©$#ur |MyJ÷èÏR
«!$#
bÎ) óOçFZä. çn$Î) tbrßç7÷ès? ÇÊÊÍÈ (النّحل
(16): 114)
114. Maka makanlah yang halal lagi
baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat
Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. (An-Nahl (16):114).
4.
uqèdur Ï%©!$# t¤y
tóst7ø9$#
(#qè=à2ù'tGÏ9 çm÷ZÏB
$VJóss9 $wÌsÛ (#qã_Ì÷tGó¡n@ur çm÷YÏB
Zpuù=Ïm
$ygtRqÝ¡t6ù=s?
ts?ur ù=àÿø9$#
tÅz#uqtB ÏmÏù (#qäótFö7tFÏ9ur ÆÏB ¾Ï&Î#ôÒsù öNà6¯=yès9ur
crãä3ô±s? ÇÊÍÈ
(النّحل (16): 14)
14. Dan Dia-lah, Allah yang
menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang
segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai;
dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan)
dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. (An-Nahl (16):14).
B. Bagaimana seharusnya bersyukur &cakupannya
àHeart, Oral, & Action
1. Dengan Hati & Akal, yaitu kepuasan
batin atas anugerah, dengan mengakui dan menyedari sepenuhnya bahawa segala nikmat yang
diperolehi berasal dari Allah SWT dan tiada seseorang pun selain Allah SWT yang
dapat memberikan nikmat itu
Seorang yang bersyukur dengan
hatinya à ditimpa
malapetaka, boleh jadi dapat memuji Tuhan, bukan atas malapetaka itu, tetapi
karena terbayang olehnya bahwa yang dialaminya pasti lebih kecil dari
kemungkinan lain yang dapat terjadi.
2. Lidah/Lisan
& Mulut, à Mengakui
anugerah dan memuji pemberinya, dengan ucapan bahwa sumber nikmat adalah Allah
sambil memuji-Nya, yang diucapkan dengan redaksi “al-hamdu lillah”.
Kata
“al” pada “al-hamdu lillah” oleh pakar-pakar bahasa disebut lil-istighraq, yakni mengandung arti
“keseluruhan”. Sehingga kata “al-hamdu” yang ditujukan kepada Allah mengandung
arti bahwa yang paling berhak menerima segala pujian adalah Allah Swt., bahkan
seluruh pujian harus tertuju dan bermuara kepada-Nya.
Jika
kita mengembalikan segala puji kepada Allah, maka itu berarti pada saat Anda
memuji seseorang karena kebaikan atau kecantikannya, maka pujian tersebut pada
akhirnya harus dikembalikan kepada Allah SWT, sebab kecantikan dan kebaikan itu
bersumber dari Allah.
3. Perbuatan, dengan memanfaatkan anugerah yang diperoleh
sesuai dengan tujuan penganugerahannya, yaitu mengamalkan anggota tubuh untuk hal-hal
yang baik lagi positif dan memanfaatkan nikmat itu sesuai dengan ajaran agama,
sebagai perwujudan dari rasa syukur tersebut.
Pesan Allah
Swt kepada Nabi Daud ‘AS serta keluarganya
..... 4
(#þqè=yJôã$#
tA#uä y¼ãr#y
#[õ3ä© 4 ×@Î=s%ur
ô`ÏiB yÏ$t6Ïã âqä3¤±9$#
ÇÊÌÈ (سباء (34): 13)
13…… Bekerjalah Hai keluarga Daud
untuk bersyukur (kepada Allah). dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang
berterima kasih.(Saba’ (34): 13).
Imam Ghazali menegaskan bahwa
mensyukuri anggota tubuh yang diberikan Allah SWT meliputi 7 anggota yang
penting, Yaitu:
1) Mata
à
melihat yang baik-baik & tidak untuk melihat yang maksiat
2) Telingaà
mendengar yang baik
3) Lidah
à
banyak mengucapkan zikir, mengucapkan puji-pujian kepada Allah SWT
4) Tangan
à
melakukan kebaikan terutama untuk diri sendiri, maupun tuk orang lain, dan tak
menggunakannya dalam hal yang haram
5) Perut
à
dipakai hanya untuk memakan makanan yang halal/baik dan tidak berlebih-lebihan
(mubazir). Makanan itu dimakan sekadar untuk menguatkan tubuh terutama untuk
beribadat kepada Allah SWT;
6) Kemaluan
(seksual) à
digunakan dijalan yang diridai Allah SWT (hanya bagi suami istri) dan
memelihara diri dari perbuatan yang haram;
7) Kaki
à
berjalan ke tempat yang baik; ke masjid, naik haji , mencari rezeki yang halal,
dan menolong sesama umat manusia.
Dari
kesadaran tentang makna-makna di atas, seseorang akan tersungkur sujud untuk
menyatakan perasaan syukurnya kepada Allah.
C. Ancaman
Kufur Ni’mat (Tidak Bersyukur)
1. Kehancuran & kebinasaan
tA$s% !$yJ¯RÎ) ¼çmçFÏ?ré& 4n?tã AOù=Ïæ üÏZÏã 4 öNs9urr& öNn=÷èt cr& ©!$# ôs% y7n=÷dr& `ÏB ¾Ï&Î#ö7s% ÆÏB Èbrãà)ø9$# ô`tB uqèd x©r& çm÷ZÏB Zo§qè% çsYò2r&ur $Yè÷Hsd 4 wur ã@t«ó¡ç `tã ÞOÎgÎ/qçRè cqãBÌôfßJø9$# ÇÐÑÈ (القصص(28):
78)
78. Karun berkata: "Sesungguhnya aku
hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku". dan Apakah ia tidak
mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya
yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? dan tidaklah
perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.(Al-Qshas (28): 76)
2.
Azab
yang pedih
.....(
ûÈõs9ur ÷Länöxÿ2
¨bÎ)
Î1#xtã
ÓÏt±s9 ÇÐÈ (إبراهيم
(14): 7)
7.
….. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat
pedih". (Ibrahim (14): 7).
3. Kelaparan, rasa cemas & takut
z>uÑur ª!$#
WxsWtB
Zptös%
ôMtR$2 ZpoYÏB#uä Zp¨ZͳyJôÜB
$ygÏ?ù't
$ygè%øÍ #Yxîu `ÏiB
Èe@ä. 5b%s3tB ôNtxÿx6sù
ÉOãè÷Rr'Î/
«!$#
$ygs%ºsr'sù
ª!$#
}¨$t6Ï9 Æíqàfø9$# Å$öqyø9$#ur
$yJÎ/ (#qçR$2
cqãèuZóÁt ÇÊÊËÈ (النّحل
(16): 112)
112. Dan Allah telah membuat suatu
perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya
datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya
mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka
pakaian
kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat. (An-Nahl
(16):112).
4.
Hancur sehancur-hancurnya Baldatun
Thayyibatun (Kaum Saba’) di Yaman yang dipimpin oleh Ratu Balqis akibat kufur
nikmat (Saba’ (34): 15-19). àBanjir, Buah jadi pahit,